Ini 3 Bentuk Paruh Murai batu yang Bagus & Banyak Di cari, Mitos atau Fakta?

Melihat bentuk fisik murai batu adalah hal yang biasa di lakukan oleh pecinta burung untuk memilih murai batu bahan. Salah satunya adalah dengan cara melihat bentuk paruh pada murai batu.

Tapi tunggu dulu, apakah bentuk paruh ada hubungannya dengan kualitas murai tersebut? Mau bilang mitos tapi ya kebetulan ada yang terbukti, mau bilang fakta tapi belum ada bukti secara ilmiah, jadi bingung deh.

Paruh merupakan bagian tubuh pada burung yang berfungsi untuk makan, juga untuk menata bulu, memanipulasi objek, mencari makan, dan memberi makan anak-anaknya.

Bentuk paruh murai batu yang bagus

Coba mari kita bahas saja beberapa bentuk paruh murai batu yang bagus menurut pengalaman pamankicau selama pelihara murai batu.

Dalam pengalaman kami, kami membaginya menjadi 3 kategori bentuk paruh murai yang menurut kami rata-rata mempunyai volume suara kencang, agresif, dan mental tempur yang bagus.

1. Paruh celah

Bentuk paruh murai yang satu ini memang sudah tidak asing bagi kita, sebagian besar pecinta murai sangat menyukai paruh celah. Murai batu yang mempunyai bentuk paruh celah diyakini mempunyai volume suara di atas rata-rata.

Perhatikan gambar murai dengan bentuk paruh celah di bawah ini.

Murai paruh celah

Ciri-ciri murai batu yang mempunyai paruh celah adalah terdapat rongga di antara paruh atas dengan paruh bawah alias membentuk celah di antara paruh.

Selain volume yang kencang, murai paruh celah juga di yakini mempunyai mental tarung yang oke.

Sayangnya sudah banyak orang yang tau mengenai jenis paruh celah, sehingga harga bahan saja sudah di jual dengan harga lebih tinggi di bandingkan dengan murai dengan bentuk paruh lainnya.

Saya sudah pernah membahas beberapa keistimeaan burung paruh celah silahkan baca selengkapnya jika anda penasaran dengan burung jenis ini.

Suara masteran dengan tipikal murai ini adalah : cililin, lovebird, kapas tembak, tengkek buto

2. Bentuk paruh tipis dan pendek

Selain paruh celah, murai batu dengan bentuk paruh yang tipis dan pendek juga menjadi incaran para kicau mania. Biasanya jenis murai seperti ini mempunyai tipikal kicauan dengan speed rapat.

Perhatikan gambar murai dengan bentuk paruh tipis dan pendek dibawah ini.

Bentuk paruh murai tipis dan pendek

Kriteria murai batu dengan paruh tipis dan pendek adalah bentuk paruh nya terlihat sangat tipis dan cenderung kecil.

Jika anda memasternya dengan suara-suara tembakan pasti ia akan dengan mudah untuk menirukannya dibanding murai jenis lain.

Selain tipikal kicauan speed rapat, kalo sudah gacor murai jenis ini akan mempunyai irama lagu roll tembak dengan speed yang rapat, sungguh istimewa kan!

Suara masteran yang paling cocok untuk murai dengan bentuk paruh seperti ini adalah kolibri, cendet, cungko, dan sikatan londo.

Sebagai informasi, murai batu dengan bentuk paruh tipis dan pendek biasanya cenderung mempunyai ukuran tubuh yang agak kecil. Hal ini tidak masalah karena kita membutuhkan kicauannya bukan gagah atau tidaknya.

3. Bentuk paruh tebal dan panjang

Murai batu dengan bentuk paruh seperti ini biasanya punya kecenderungan mengulang-ulang suara, karakter vokal O bulat, serta volume sangat keras dan lantang.

Perhatikan gambar murai dengan bentuk paruh besar dan panjang di bawah ini.

Bentuk paruh murai tebal panjang

Sekilas bentuk paruhnya terlihat sangat besar dibanding dengan muraibatu lainnya.

Kelebihan tipe ini adalah volume yang tidak tertandingi dengan murai jenis lain. Namun kekurangannya adalah lagu yang monoton, oleh karena itu anda harus memaster dengan suara tembakan yang bagus.

Jika sudah masuk masteran yang bagus, biasanya dia akan mengeluarkan isian dengan lagu yang berulang, tentu ini menjadi poin plus saat lomba.

Masteran yang paling cocok untuk murai tipe ini adalah suara tembakan yang keras seperti tengkek buto, belalang, dan cililin.

Itulah beberapa bentuk paruh murai batu yang bagus menurut pengalaman kami. Mitos atau fakta tergantung anda nanti yang membuktikannya, hehehe

Punya pengalaman lain? Jangan lupa share di kolom komentar ya, terimakasih!

Leave a Comment