6 Tips Mengatasi Murai Batu Susah Mabung, Kenali Burungnya Terlebih Dahulu!

Pamankicau.com – Banyak yang masih belum tahu cara mengatasi Murai Batu susah mabung, padahal langkah-langkahnya cukup mudah lho.

Mabung sendiri awalnya dengan kerontokan bulu yang terjadi pada bulu halus kemudian juga tersusul dengan bulu utamanya.

Biasanya hal tersebut terjadi pada awal bulan pertama ataupun pertengahan bulan.

Jika ingin mengetahui tipsnya, yuk simak ulasan lengkapnya pada artikel berikut ini.


Vitamin paling dicari kicau mania, MAXIPLUS BIRD POWER SERUM!!
Gacoan anda lagi macet bunyi? Kurang gacor? Suara kurang tembus? Main kurang ngotot di lapangan? Sudahi pusingmu kawan, saatnya pakai MAXIPLUS
Info vitamin : Klik disini
Pemesanan via shopee : Klik Disini
 

Apa Saja Tips Mengatasi Murai Batu Susah Mabung?

Berikut ini cara dan tips mengatasi Murai Batu susah mabung, kenali dulu karakteristik burunganya, agar tidak salah dalam mengambil langkah.

Murai Batu adalah tipe burung kicau yang susah-susah gampang dalam merawatnya.

Masa Mabung

Ketika berada pada masa mabung, burung Murai Batu biasanya dalam bulunya terdapat banyak kutu.

Bilamana kutu tersebut tidak dihilangkan, maka akan terjadi penghambatan dalam mabung.

Penjemuran Harus Sesuai

Salah satu tips mengatasi Murai Batu susah mabung jangan melakukan penjemuran secara berlebih.

Perlu diketahui bahwa penjemuran ketika mabung itu tidak seintens biasanya.

Alangkah baiknya jika ketika mabung penjemuran tidak dilakukan seperti biasanya.

Para pemilik burung lebih memilih untuk mengurung dalam sangkar sebagai langkah mempercepat mabung.

Mandi Secara Teratur

Perhatian harus ekstra diberikan kepada Murai Batu ketika mabung.

Proses pemandian harus dilakukan setiap hari secara teratur.

Jika tidak maka resikonya adalah proses mabung menjadi lambat.

Asupan Makanan

Adapun cara mengatasi Murai Batu susah mabung selanjutnya adalah asupan makanan dan minuman.

Usahakan ketika burung sedang mabung berikan makanan dan minuman secara maksimal untuk menunjang metabolisme.

Kalau tidak burung akan mengalami depresi atau stress.

Jangan Paksa untuk Berlomba

Memaksa burung untuk berlomba. Sebisa mungkin hentikan keikutsertaan dalam berbagai kejuaraan.

Meski burung kamu adalah jawara, tetapi salah dalam merawat ketika mabung akan berakibat fatal.

Stres Berlebih

Langkah terakhir untuk mengatasi Murai Batu susah mabung adalah jangan memaksakan kehendak burung karena menyebabkan stres.

Sebab ketika mabung ada cara perawatan khusus yang harus diketahui oleh kicau mania.

Cara Jitu Merontokkan Bulu Murai Batu

Banyak cara mengatasi Murai Batu susah mabung ataupun yang sulit rontok akibat stres dan masalah-masalah lain.

Contohnya menggunakan kulit jeruk untuk mempercepat perontokan pada burung. Metode ini berasal dari Vietnam dan berangsur-angsur sampai ke tanah air.

Cara ini terbukti efektif dan sangat cepat prosesnya. Dalam beberapa hari saja bulu-bulu Murai Batu mulai terlihat berjatuhan.

Terapi ini di khususkan pada Murai Batu atau burung lain yang mengalami masalah bulu tidak rontok-rontok meskipun bulu sudah kusam hingga nyerit

Menggunakan Kulit Jeruk Untuk Murai Susah Mabung

Masukan beberapa kulit jeruk ke dasar sangkar dan Murai Batu dalam keadaan tempat tertutup penuh.

Tempatkan Murai Batu dengan kondisi yang tenang, jauh dari kebisingan dan suara burung lain.

Proses terapi kulit jeruk ini bertujuan agar burung lebih fokus dan membantu mempercepat proses Murai susah mabung.

Mandi Sauna Untuk Murai Susah Mabung

Mandi di sauna sering di lakukan untuk membuat burung cepat ngeplong.

Selain berguna untuk membuat burung cepat ngeplong, mandi sauna di percaya efektif untuk merontokan bulu pada Murai susah mabung.

Patut diingat, mandi sauna akan membuat burung dehidrasi jadi tetap memberikan minum dan pakan agar murai batu tidak dehidrasi.

Hal ini bisa menyebabkan burung menjadi lemas hingga kematian pada burung.

Penutup

Itulah beberapa tips mengatasi Murai Batu susah mabung, coba kenali karakteristik burungnya terlebih dahulu.

Selalu ikuti terus Pamankicau.com untuk memperoleh informasi seputar hewan peliharaan dan yang lainnya.

Jangan lupa juga untuk share artikel ini kepada teman, keluarga, dan kerabat dekat, agar penulis lebih giat lagi memberikan informasi yang menarik.

Leave a Comment