7 Cara Merawat Burung Kepodang Agar Bisa Gacor Dengan Cepat

Burung kepodang merupakan salah satu burung yang memiliki 2 daya tarik, yaitu kicauannya yang merdu dan gacor serta tubuhnya yang memiliki warna indah. Tak heran jika banyak orang yang ingin merawat burung ini hingga gacor untuk dijadikan sebagai burung rumahan.

Cek dulu :
  • Vitamin Penggacor Lovebird Ampuh dan Aman "Bosch-max"
  • Suplemen Lovebird Paud Gacor Seketika "Pro-volt"
  • Vitamin Burung Lomba "Maxiplus"
Kepodang memiliki ciri khas kicauan dengan alunan yang mendayu – dayu. Bahkan menurut para kicau mania, burung ini memiliki suara kicauan yang membawa pendengarnya seakan berada di pedesaan.
Namun tentunya, membuat burung kepodang menjadi gacor juga tidak bisa dilakukan dalam waktu satu atau dua hari. Sebab ada banyak cara merawat burung kepodang yang harus anda lakukan setiap hari agar bisa jinak dan gacor.

Cara Merawat Burung Kepodang Agar Cepat Gacor

Sebelum masuk ke pembahasan utama, anda perlu tahu dulu cara membedakan kepodang jantan dan betina. Sebab sang jantan memiliki kicauan yang lebih gacor dan lebih mudah dimaster dibandingkan yang betina.
Jika anda sudah yakin burung yang anda ingin rawat adalah kepodang jantan, anda bisa mengikuti cara merawat burung kepodang yang ada di bawah ini.

1. Jinakan Kepodang Dahulu

Biasanya, burung kepodang yang dijual adalah hasil tangkapan hutan yang masih giras. Sehingga anda perlu menjinakannya dulu agar lebih mudah memasternya.
Cara menjinakan burung kepodang giras juga ada banyak. Salah satu cara menjinakan kepodang yang masih giras paling mudah adalah dengan rutin – rutin berinteraksi seperti bersiul dekat sangkarnya.

2. Tempatan sangkar di tempat yang sejuk

Berikutnya, anda perlu menempatkan sangkar burung kepodang di tempat yang tenang dan sejuk, khususnya ketika burung baru dibeli. Sebab burung ini agak sulit dalam beradaptasi dengan lingkungan baru.
Selama masa adaptasi ini sebaiknya sangkarnya tidak dikerodong. Hal ini bisa mempercepat proses adaptasi kepodang dengan lingkungan sekitarnya.

3. Berikan Pakan Alami Setiap Hari

Karena habitat asli kepodang adalah daerah pegunungan, makanan burung kepodang di alam liar biasanya berupa buah – buahan segar. Salah satu contohnya adalah mangga, pisang dan pepaya.
Ketika dipelihara pun kepodang harus tetap diberi buah sebagai pakan utamanya. Sehingga kebutuhan nutrisinya bisa tetap terpenuhi. oleh karena itu, berikan buah setiap hari agar kepodang merasa nyaman dan senang.

4. Beri Pakan Tambahan Setiap hari

Selain pakan utama, anda juga perlu memberikan EF atau pakan tamabahan setiap 2x setiap hari. Pakan tambahan harus mengandung protein yang tinggi agar bisa membantu memaster kicauan dan melatih suara burung kepodang.
Beberapa EF terbaik untuk burung kepodang biasanya adalah jangkrik, ulat hongkong, ulat bambu, dan kroto. pemberian voer untuk burung kepodang juga sebaiknya hanya sebagai EF saja.

5. Rutin Memandikan Kepodang

Kepodang juga merupakan salah satu jenis burung pesolek yang harus rutin di mandikan. Konon, hal ini juga masih berhubungan dengan mitos burung kepodang yang dipercaya masyarakat jaman dahulu.
Waktu terbaik untuk memandikan kepodang adalah di pagi hari sekitar jam 10 pagi. Atau tepatnya ketika burung baru selesai dijemur. Memandikannya juga bisa menjadi cara mengatasi kepodang stres.

6. Jemur Burung Di Tempat Yang Tinggi

Sebelum dimandikan, sebaiknya burung ini dijemur dahulu. Nah dalam menjemurnya, sebaiknya anda menggantungkan sangkarnya di tempat yang agak tinggi.
Sebab di alam liar, kepodang akan bertengger di tempat yang tinggi dan terkena matahari sembari mengeluarkan kicauan merdunya.

7. Master Kepodang Setiap Hari

Dan cara merawat kepodang yang terakhir adalah dengan memasternya setiap hari, khususnya ketika sedang dijemur. Cara memaster kepodang paling mudah adalah dengan memutarkan rekaman suara masteran di samping sangkarnya agar isian burung bisa semakin bervariasi.
Jadi seperti itulah 7 cara merawat burung kepodang agar cepat gacor. Bila anda melakukan semua cara ini setiap hari, maka kicauannya akan gacor dalam waktu kurang lebih 1 atau 2 bulan saja.
     

Leave a Comment