√ Panduan Sukses Ternak Walet Untuk Pemula [Full Bimbingan]

Bisnis ternak walet di Indonesia kini menjadi salah satu peluang usaha paling menjanjikan yang banyak dilakukan. Budidaya walet memberikan keuntungan yang cukup besar meskipun perlu diawali dengan modal usaha sarang walet yang lumayan besar juga.

Panduan lengkap ternak walet untuk pemula


Yang produksi dari ternak burung walet ini adalah sarangnya. Seperti yang kita semua ketahui, sarang walet sangat dicari baik sebagai obat maupun sebagai makanan. Harga jualnya pun terus melonjak dari tahun ke tahun. Hal inilah yang mendasari alasan mengapa anda harus memulai usaha walet sederhana dari sekarang.

Penguasaha walet terkaya di Indonesia bisa menghasilkan uang ratusan juta hingga milyaran tiap bulan dari bisnis ini. Oleh karena itu, kita akan membahas secara lengkap tentang cara beternak walet dan analisa keuntungannya dalam artikel kali ini.

Cara Beternak Walet Untuk Pemula

Cara beternak walet agak berbeda dengan ternak burung lainnya. Jika dalam ternak burung lovebird yang dijual adalah anakannya, dalam ternak walet ini yang dijual adalah sarangnya. Sebenarnya yang dimanfaatkan dari sarang walet adalah liurnya yang mengandung banyak vitamin dan bisa mengobati banyak penyakit.

Sebelum memulai beternak walet, ada beberapa hal pula yang perlu anda persiapkan. Diantaranya :

1. Pilih Lokasi Kandang Walet

Burung walet biasa membuat sarang di goa atau ruangan tertutup dan gelap dengan sirkulasi udara yang baik. Untuk membuat walet nyaman dan memproduksi sarang yang banyak, anda perlu menyiapkan bangunan baik kandang besar maupun rumah yang sudah kosong.

Jangan lupa, pilih lokasi yang strategis untuk kandang walet. Umumnya burung ini suka membuat sarang di daerah dataran tinggi yang jauh dari manusia. Carilah lahan disekitar pegunungan ika anda ingin usaha budidaya walet berkembang dengan cepat.

2. Bangun Kandang Dengan Ideal

Kebanyakan pengusaha burung walet memulai bisnisnya dari kandang berukuran 10x20x15 m. Kandangnya juga dibuat dari semen alias seperti bangunan rumah. Berikan juga sirip sirip kayu dibagian atap untuk tempat walet membuat sarang. Sirip sirip yang terbuat dari kayu juga akan menghasilkan kualitas sarang yang bagus.

Papan sirip kayu untuk walet
Sirip kayu dibagian atas

Bahan kayu yang paling bagus untuk dijadikan sirip adalah kayu jati, sengon, meranti dan bangkirai.


Diperlukan lubang ventilasi udara yang baik agar burung walet bisa keluar dan masuk dengan mudah. Biasanya burung Walet akan membuat sarang di sudut-sudut papan sirip. Alasannya, lokasi sudut sekat papan sirip lebih aman bagi burung Walet.

Sekat rumah Walet harus kuat dan merapat ke plafon agar kecoak dan hewan pengganggu lainnya tidak menempati papan sirip ini. Selain itu permukaan kayu juga harus dibuat kasar supaya Walet lebih mudah untuk membuat sarang.

Kebanyakan kandang walet yang dibuat tanpa memiliki lubang ventilasi udara yang baik dan papan sirip kurang ideal akan membuat walet hanya sekedar lewat memutari bangunan karena enggan untuk menetap dirumah tersebut.

Pembibitan Burung Walet

Langkah berikutnya dalam cara beternak walet adalah melakukan pembibitan atau pancingan. Pembibitan dilakukan agar burung walet mau menghampiri dan membuat sarang di bangunan yang telah anda buat.

Pembibitan bisa dilakukan dengan banyak cara. Salah satunya adalah dengan menyemprotkan parfum walet ke seluruh dinding bangunan di malam hari. Sehingga aromanya akan menguap dan tercium oleh burung walet liar yang sedang menjadi tempat bersarang.

Cara membuat parfum walet juga cukup mudah. Cukup dengan mencampurkan kotoran walet dan sarangnya yang berkualitas jelek dengan air dan dibiarkan semalaman di ember tertutup. Bagi manusia mungkin parfum ini baunya kurang sedap, namun untuk burung walet parfum ini memiliki aroma yang memancing dan membuat nyaman.

Kemudian pembibitan juga bisa dilakukan dengan cara membiarkan burung kapinis bersarang di bangunan terlebih dahulu. Aroma dari sarang kapinis akan memancing burung walet datang dan ikut bersarang. Nantinya, kapinis akan diusir dan kandang akan dipenuhi oleh koloni burung walet.

Putarkan suara mp3 burung walet untuk memancing seluruh burung walet yang ada disekitar kandang yang akan dibuat ternak. Dengan mendengarkan suara walet setiap hari, pasti walet akan datang menghampiri.

Mungkin cara pembibitan walet yang satu ini cukup memakan waktu. Namun dengan metode ini burung walet yang datang akan lebih banyak dan menetap dengan lebih lama.

Perawatan Agar Walet Betah dirumah

Setelah ada beberapa burung walet yang sudah menghampiri rumah yang sudah kita buat, biasanya mereka akan mengundang teman temanya jika rumah tersebut dirasa layak huni oleh walet. Oleh karena itu buatlah burung walet senyaman mungkin, jangan sering memasuki rumah walet saat proses ini karena akan membuat walet merasa terancam dan daerahnya tidak aman.

Untuk pemberian makan, cukup dibiarkan saja karena walet yang akan kita jadikan sebagai ajang ternak ini merupakan walet liar. Jadi mereka sudah mencari makan dan minum sendiri di alam liar. Kita hanya menyediakan rumah bagi mereka untuk beranak pinak. 

Untuk pertama kalinya, sebaiknya anda biarkan saja burung walet tersebut beranak pinak dan tidak terburu untuk memanen sarangnya. Hal ini bertujuan agar burung walet yang tinggal dirumah semakin banyak dan membuat walet benar-benar merasa nyaman dirumah tersebut.

Proses Panen Sarang Walet

Ada 3 proses panen sarang walet yang bisa dilakukan yaitu panen rampasan, panen buang telur, dan panen tetas. Berikut ini adalah penjelasan pada tiap panen budidaya burung walet.

Sarang walet yang sudah siap panen
Sarang walet siap panen

1. Panen Rampasan

Panen rampasan adalah proses panen yang menghasilkan sarang dengan kualitas paling bagus. Proses ini dilakukan dengan cara mengambil sarang walet sebelum indukan burung bertelur. Sehingga sarangnya tidak rusak dan masih bersih. Namun biasanya jumlah sarang belum terlalu banyak.

2. Panen Buang Telur

Berikutnya pada panen buang telur, anda mengambil sarang beserta telur walet sebelum menetas. Dengan begitu, kualitas sarangnya masih bersih, ukurannya besar, dan harga jualnya tinggi. Untuk telurnya, kalian bisa tetaskan dengan mesin incubator dan dirawat hingga bisa menghasilkan sarang kembali.

3. Panen Tetas Telur

Yang terakhir adalah proses panen tetas telur, yaitu mengambil sarang walet ketika telurnya sudah menetas. Sarang yang dihasilkan biasanya sudah kotor dan rusak oleh anak walet. Namun anda tidak perlu menginkubasi telur walet secara manual.

Analisa Keuntungan Budidaya Burung Walet

Saat ini, harga sarang walet mencapai 13 juta untuk satu kilo. Sedangkan dalam satu kali panen, bisa menghasikan dari 15 hingga 20 kg sarang walet.

Itu artinya penghasilan 13 juta  x 15 hingga 20 kg x 2 kali panen dalam setahun = Rp.390.000.000 hingga Rp.520.000.000 per tahunnya.

Jika dihitung per bulan, maka 390 juta hingga 520 juta : 12 bulan = Rp.32.000.000 hingga Rp.43.333.000 atau 32 juta hingga 43 juta per bulan.

Namun perhitungan ini belum termasuk dengan modal yang perlu anda keluarkan. Sebelumnya anda perlu mengeluarkan modal untuk membangun kandang, membeli peralatan tambahan baik untuk pembibitan maupun perawatan, serta pengaman untuk mencegah pencuri sarang walet.

Nah, demikianlah penjelesan ringkas  mengenai cara beternak walet dan analisa keuntungannya. Sebelum memulai usaha, tentunya membaca artikel ini sangat penting agar anda tidak mengeluarkan modal untuk hal yang tidak anda mengerti.

Untuk pembahasan cara ternak walet yang full pembahasan dari 0-100% bisa anda baca melalui E-book ini ya. E-book tersebut berisi full semua materi ternak walet yang bisa anda pelajari dirumah secara gratis.

0 Response to "√ Panduan Sukses Ternak Walet Untuk Pemula [Full Bimbingan]"

Post a Comment

Centang form "notify me" agar mendapat pemberitahuan saat komentar anda kami balas.

Iklan Atas Artikel

Iklan Menulis

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel


=>> Jual Ring Burung Bebas Custom Nama,Murah, Proses Cepat & Berkualitas Klik Disini